Bunda, Perhatikan Warna Urine Bayimu Serta Kenali Keadaan Yang Tidak Normal

By July 13, 2017 Anak No Comments

Timbulnya bercak berwarna merah, merah muda, atau oranye pada popok bayi mungkin saja dapat segera membuat Bunda cemas serta bertanya-tanya kenapa warna urine Si Kecil tidak normal.

Keadaan yang Masih tetap Dipandang Normal

Munculnya bercak berwarna oranye atau merah muda paling umum berlangsung pada sebagian minggu pertama sesudah kelahiran, terlebih apabila Si Kecil konsumsi Air Susu Ibu (ASI) serta supply ASI Bunda belum juga mencukupi.

Tetapi, keadaan ini dapat jadi tanda kalau Bunda butuh menolong bayi untuk menyusu seringkali. Umpamanya, membangunkan dia waktu tidur untuk menyusu atau Bunda juga mungkin saja butuh melakukan perbaikan tehnik menyusui supaya lebih efisien.

Perlu Perhatian Spesial Segera

Beda ceritanya apabila warna urine tidak normal itu dibarengi dengan sinyal tanda dehidrasi, yakni :

Bayi terlihat lesu.
Bibirnya kering.
Tidak buang air kecil sepanjang enam jam.
Air liur lebih sedikit.
Ubun-ubun terlihat cekung
Makin gelap warna urine serta makin kental bercak kristalnya, berarti makin berat kekurangan cairan yang dihadapi. Periksakanlah pada dokter apabila Si Kecil alami keadaan ini. Dokter juga akan bertanya bagaimana konsumsi Si Kecil, berat tubuhnya, dan supply ASI Bunda.

Selain itu, buang air kecil semestinya tidak menyakitkan. Jadi, periksakan juga pada dokter apabila Si Kecil terlihat kesakitan atau menangis waktu kencing. Hal semacam ini dapat mengisyaratkan infeksi atau problem yang lain pada saluran kemih. Satu laporan medis mengatakan, warna oranye pada urine bayi bisa dikarenakan oleh infeksi saluran kemih.

Darah pada urine bayi adalah suatu hal yang perlu memperoleh perhatian. Keadaan ini memerlukan kontrol oleh dokter spesialis anak. Pemicunya mungkin bukanlah hal serius, misalnya luka karena ruam popok. Tetapi dapat pula darah pada urine adalah tanda ada problem yang lebih serius.

Untuk lebih aman, Bunda janganlah menyimpulkan sendiri, tetapi berkonsultasilah pada dokter. Terutama apabila perdarahan itu disertai tanda seperti nyeri sisi perut atau berlangsung perdarahan pada ruang badan yang lain. Keadaan yang sekian memerlukan pertolongan medis selekasnya.

Untuk masalah urine berwarna merah, dokter umumnya juga akan mereferensikan kontrol urine untuk mencari kehadiran sel darah merah didalam urine. Ada cukup banyak peluang penyebabnya ada sel darah merah didalam urine, umpamanya masalah pada system pengumpulan di ginjal atau kelainan pada darah.

Untuk memudahkan Bunda memonitor kondisi urine Si Kecil, baiknya pakai popok kain tidak tebal atau celana dalam, dibanding popok sekali gunakan. Semakin banyak serta seringkali menyusui Si kecil dengan tehnik menyusui yang benar, bisa menghindarnya alami dehidrasi. Cermati juga keadaan serta kebersihan ruang sekitaran kelamin Si Kecil.

Ketahui cara menurunkan berat badan yang alami bisa membantu menjaga berat badan Anda tetap ideal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.