Category Archives: Anak

Bunda, Perhatikan Warna Urine Bayimu Serta Kenali Keadaan Yang Tidak Normal

By | Anak | No Comments

Timbulnya bercak berwarna merah, merah muda, atau oranye pada popok bayi mungkin saja dapat segera membuat Bunda cemas serta bertanya-tanya kenapa warna urine Si Kecil tidak normal.

Keadaan yang Masih tetap Dipandang Normal

Munculnya bercak berwarna oranye atau merah muda paling umum berlangsung pada sebagian minggu pertama sesudah kelahiran, terlebih apabila Si Kecil konsumsi Air Susu Ibu (ASI) serta supply ASI Bunda belum juga mencukupi.

Tetapi, keadaan ini dapat jadi tanda kalau Bunda butuh menolong bayi untuk menyusu seringkali. Umpamanya, membangunkan dia waktu tidur untuk menyusu atau Bunda juga mungkin saja butuh melakukan perbaikan tehnik menyusui supaya lebih efisien.

Perlu Perhatian Spesial Segera

Beda ceritanya apabila warna urine tidak normal itu dibarengi dengan sinyal tanda dehidrasi, yakni :

Bayi terlihat lesu.
Bibirnya kering.
Tidak buang air kecil sepanjang enam jam.
Air liur lebih sedikit.
Ubun-ubun terlihat cekung
Makin gelap warna urine serta makin kental bercak kristalnya, berarti makin berat kekurangan cairan yang dihadapi. Periksakanlah pada dokter apabila Si Kecil alami keadaan ini. Dokter juga akan bertanya bagaimana konsumsi Si Kecil, berat tubuhnya, dan supply ASI Bunda.

Selain itu, buang air kecil semestinya tidak menyakitkan. Jadi, periksakan juga pada dokter apabila Si Kecil terlihat kesakitan atau menangis waktu kencing. Hal semacam ini dapat mengisyaratkan infeksi atau problem yang lain pada saluran kemih. Satu laporan medis mengatakan, warna oranye pada urine bayi bisa dikarenakan oleh infeksi saluran kemih.

Darah pada urine bayi adalah suatu hal yang perlu memperoleh perhatian. Keadaan ini memerlukan kontrol oleh dokter spesialis anak. Pemicunya mungkin bukanlah hal serius, misalnya luka karena ruam popok. Tetapi dapat pula darah pada urine adalah tanda ada problem yang lebih serius.

Untuk lebih aman, Bunda janganlah menyimpulkan sendiri, tetapi berkonsultasilah pada dokter. Terutama apabila perdarahan itu disertai tanda seperti nyeri sisi perut atau berlangsung perdarahan pada ruang badan yang lain. Keadaan yang sekian memerlukan pertolongan medis selekasnya.

Untuk masalah urine berwarna merah, dokter umumnya juga akan mereferensikan kontrol urine untuk mencari kehadiran sel darah merah didalam urine. Ada cukup banyak peluang penyebabnya ada sel darah merah didalam urine, umpamanya masalah pada system pengumpulan di ginjal atau kelainan pada darah.

Untuk memudahkan Bunda memonitor kondisi urine Si Kecil, baiknya pakai popok kain tidak tebal atau celana dalam, dibanding popok sekali gunakan. Semakin banyak serta seringkali menyusui Si kecil dengan tehnik menyusui yang benar, bisa menghindarnya alami dehidrasi. Cermati juga keadaan serta kebersihan ruang sekitaran kelamin Si Kecil.

Ketahui cara menurunkan berat badan yang alami bisa membantu menjaga berat badan Anda tetap ideal.

Argumen Bayi Seringkali Gumoh Serta Langkah Mengatasinya

By | Anak | No Comments

Bayi seringkali gumoh cukup umum berlangsung, terlebih pada umur dibawah setahun. Gumoh yaitu keluarnya cairan susu atau makanan yang barusan ditelan. Keadaan ini sesungguhnya tidak beresiko serta tidaklah perlu di kuatirkan. Walau sekian, sebaiknya apabila kita mengerti keadaan gumoh yang normal serta yang butuh diwaspadai.

Gumoh adalah keadaan normal yang dikarenakan kerongkongan bayi belum juga berkembang seutuhnya, dan ukuran lambung yang masih tetap begitu kecil. Umumnya gumoh juga akan menghilang saat bayi berumur setahun. Ketika itu, cincin otot di basic kerongkongan biasanya telah bisa berperan dengan baik, hingga makanan yang masuk kedalam perut bayi tidak gampang keluar.

Gumoh yang Termasuk Normal
Terkecuali keluarkan cairan susu atau makanan, gumoh dapat juga disertai sendawa, batuk atau cegukan sebagian waktu, tersedak, menampik makan atau menangis waktu menyusu atau di beri makan.

Keadaan bayi seringkali gumoh yang termasuk normal bisa dinilai dari banyak hal tersebut :

Bayi tetaplah tumbuh serta berkembang dengan baik.
Bayi tetaplah tampak nyaman serta tidak rewel.
System pernafasan bayi tetaplah berperan tanpa ada masalah.
Beberapa hal itu mengisyaratkan kondisi Si Kecil baik-baik saja serta tidak membutuhkan perlakuan spesial.
Usaha Menangani Gumoh
Beberapa langkah dapat dikerjakan bila bayi seringkali gumoh. Pertama, lakukan berikan makan atau menyusui bayi dalam kondisi lebih tegak, pertahankan tempat itu sekitaran 20-30 menit sesudah pemberian susu atau makan, biarlah konsumsi turun dalam saluran cerna serta janganlah segera di ajak bermain.
Cobalah untuk memberi susu atau makanan lebih sedikit, tetapi dengan frekwensi cukup seringkali. Lalu janganlah lupa membuat Si Kecil sendawa tiap-tiap habis menyusu atau bila perlu kerjakan ini di sela menyusu, yakni sekitaran 2-3 menit sekali.

Tanda yang Butuh Diwaspadai
Walau biasanya gumoh termasuk normal, tetapi cermati bila bayi seringkali gumoh yang dibarengi dengan beberapa keadaan sebagai berikut :
Bayi mulai gumoh pada umur enam bln. serta tinggal sampai lebih dari 1 th..
Bayi memuntahkan makanan atau cairan susu terus-terusan atau terlihat terpaksa
Warna cairan yang dimuntahkan bayi berwarna kuning, hijau atau dibarengi darah.
Cairan yang dimuntahkan jumlahnya cukup banyak serta berjalan hingga dua jam sesudah menyusu.
Bayi sulit makan atau menampik di beri susu hingga berat tubuh bayi tidak jadi bertambah.
Bayi susah bernapas atau tunjukkan sinyal tanda sakit.

Gumoh adalah hal yang lumrah berlangsung serta adalah sisi dari tumbuh kembang bayi, hingga Bunda baiknya tidaklah perlu cemas saat Si Kecil gumoh. Tetapi bila gumoh berlangsung terlalu berlebih serta berkelanjutan, atau dibarengi dengan beberapa gejala beda, jadi baiknya selekasnya tanyakan ke dokter untuk memperoleh perlakuan yang pas.

Rasakan manfaat herbal bermutu dari agen fiforlif terdekat yang ada di kota Anda.