Category Archives: Rumah

Alasan Mengapa Membuat Septic Tank di Luar Rumah Lebih Baik

By | Rumah | No Comments

septic tankKomponen penting dalam sebuah rumah tangga tak hanya terletak pada property yang tersedia dalam sebuah rumah, namun juga sarana kesehatan dan kebersihan menjadi sebuah komponen penting yang harus mendapatkan perhatian lebih. Salah satu komponen penunjang kesehatan yang wajib tersedia adalah bak penampungan, adapun fungsi yang di masukdkan adalah untuk menampung segala limbah yang di hasilkan oleh rumah tangga, khusunya limbah dari penghuni rumah tersebut.

Anda bisa membayangkan jika dalam sebuah rumah, tidak tersedia fasilitas kesehatan yang memadai pastinya akan kesulitan dalam membuang semua limbah, jika di buang secara sembarangan secara tidak langsung akan berdampak pada kesehatan kita juga. Tentunya pembangunan bak penampungan harus patut untuk di perhatikan, tak hanya di luar rumah saja, namun juga dapat di bangun di dalam rumah. Bagaimana membuat septic tank yang sehat di dalam rumah? Berikut infomasinya untuk anda.

Membuat Septic Tank Dalam Rumah Perlu Perhatian Khusus

Banyak orang yang mungkin penasaran dengan membuat bak penampungan di dalam rumah? Sehingga timbul beberapa pertanyaan seperti apakah aman bagi anggota keluarga, apakah tidak menimbulkan masalah seperti bau dan kebocoran. Tentu saja hal tersebut patut menjadi sebuah perhatian, maka untuk membangun sebuah bak penampungan limbah di dalam rumah harus lebih berhati-hati di bandingkan dengan membuat bak di luar rumah.

Untuk dapat membuat bak penampungan di dalam rumah, anda hanya memerlukan beberapa bahan berikut: pipa pvc, batu bata, semen, pasir, tulang besi. Untuk penutupnya pilihlah bahan beton dengan pengait besi sebagai pembuka. Tentu tak sembarangan saat membuat tampungan limbah di dalam rumah, anda harus memenuhi beberapa kriteria berikut untuk mendapatkan bak tampungan yang sehat dan aman.

  • Untuk dapat membuat bak tampungan limbah di dalam rumah, harus di buatkan sumur resapan yang memadai
  • Pada bagian dinding, sebaiknya terbuat dari bahan yang tidak mudah rembes oleh air sehingga tahan terhadap air dalam jangka waktu yang lama
  • Untuk membuat lantai dasar, sebaiknya di buat agak sedikit miring di arahkan ke ruang lumpur
  • Perkirakan ruang lumpur yang tersedia dalam kurun waktu 1 tahun sebesr 30 liter per orang
  • Untuk proses pengurasan lumpur sebaiknya di lakukan setiap 2 tahun sekali
  • Untuk tangki yang baik, sebaiknya di lengkapi dengan lubang, sehingga gas yang ada di dalam bak tampungan dapat keluar
  • Pada sumur resapan sebaiknya di berikan pipa udara supaya pengaliran dapat berjalan dengan lancar

Jika semua hal yang telah di sebutkan tadi di atas, maka anda pun bisa mambuat biotech septic tank yang sehat. Semoga informasi ini bermanfaat.

Keadaan Property 2017 Masih tetap Stagnan

By | Rumah | No Comments

Perkiraan beberapa pengembang kalau th. ini akan jadi th. kebangkitan bidang property tidak seutuhnya pas.

Meski pemerintah sudah memberi stimulus untuk mendorong perkembangan, tetapi hal tersebut tidak jalan mulus.

Waktu arena South East Asia Properti Awards 2016 di gelar di Singapura pada 23-24 November 2016 lantas, Direktur PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) Herman Nagaria, dengan tegas menyebutkan hal itu.

” Sekaranglah waktu paling baik untuk beli, serta berinvestasi property, ” tuturnya waktu itu.

Beragam argumen disibakkan, seperti harga yang terkoreksi jauh, apabila dibanding th. 2011-2013 yang melonjak menjangkau 30-40 %.

Lalu, stimulus pemerintah lewat paket kebijakan ekonomi, dari mulai penurunan bunga credit, relaksasi loan to value, potongan pajak penjualan, deregulasi perizinan, sampai amnesti pajak.

Paket-paket itu berniat di keluarkan untuk mendorong ketertarikan orang-orang berinvestasi di bidang property.

Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto menilainya, apabila pemerintah berkelanjutan mengaplikasikan kebijakan yang dibuatnya, mungkin saja bidang property Indonesia bisa selekasnya bangkit.

” Saat ini masih tetap struggling, hanya bila anggapan dari tanda-tanda ekonomi, lalu kebijakan digerakkan berkelanjutan, bunga bank terbangun, itu namanya ada peluang property itu dapat sembuh, ” kata Ferry pada KompasProperti, Kamis (13/7/2017).

Menurutnya, beberapa pengembang sesungguhnya sudah menangkap tanda perbaikan bidang property mulai sejak th. lantas yang disikapi dengan meluncurkan product property baru.

Seperti di bidang apartemen. PT Tokyu Land Indonesia telah mulai mengenalkan product mereka, BRANZ Simatupang, pada umum. Dari dua menara dengan 381 unit yang di tawarkan, salah satunya sudah terjual habis.

Disamping itu, pada kuartal ke-2 th. ini ada dua product apartemen baru yang akan dikenalkan yakni Prosperity Residence (The Lotus) di Jakarta Barat serta The Stature Jakarta di Jakarta Pusat.

Sayangnya, perkembangan penjualan property tidak seutuhnya jalan seperti keinginan. Colliers mencatat, kenaikan take up rate pada kuartal ke-2 2017 cuma 84, 86 %.

Berarti, berlangsung penurunan 1, 04 % apabila dibanding dengan kuartal pertama th. ini yakni 85, 91 % atau turun 1, 05 % apabila dibanding kuartal yang sama th. 2016 yakni 85, 90 %.

Meski berlangsung penurunan, tetapi pengembang malas turunkan harga product yang mereka jual untuk menggaet ketertarikan orang-orang untuk beli.

” Karna image, ” ucapnya.

Pengembang relatif pilih tawarkan keringanan atau bonus, seperti kitchen set, air conditioner atau mekanisme pembayaran yang tambah lebih fleksibel.

” Tax Amnesty ” Belum juga Berikan Pengaruh

Walau dana tax amnesty yang masuk cukup besar, tetapi dana yang dipakai untuk investasi property tidaklah terlalu penting. Hal tersebut dikarenakan, imbal balik dari investasi property belum juga cukup menarik.

Dari data yang didapat pada akhir periode pelaporan, terdaftar harta yang dilaporkan lewat tax amnesty menjangkau Rp 4. 885 triliun.

Deklarasi harta didalam negeri masih tetap menguasai dengan keseluruhan Rp 3. 676 triliun. Bekasnya yakni deklarasi harta diluar negeri Rp 1. 031 triliun serta harta yang dibawa pulang ke Indonesia (repatriasi) Rp 147 triliun.

Menurut Ferry, property belum juga terdongkrak karna salah salah satunya dipengaruhi usaha perminyakan yang dengan global tengah kurang baik. Hal tersebut juga beresiko pada jumlah ekspatriat yang bekerja di Tanah Air.

Walau sebenarnya terlebih dulu, salah penyumbang paling besar penyewa apartemen yaitu grup ekspatriat yang bekerja di bidang itu.

” Mengapa demikian? Karna pasar sewa tengah turun, itu karna penyewanya menyusut. Ujung-ujungnya aktivitas ekonomi serta bisnisnya yang menyusut, ” kata dia.

Ferry mengakui, tak ada data yang tentu berapakah jumlah konsumen apartemen end user serta investor. Tetapi, ia memprediksi jumlah investor semakin besar daripada end user.

Mengerti Pasar

Meski sekian, tetap masih ada kesempatan untuk property untuk bangkit. Paket kebijakan ekonomi yang digelindingkan pemerintah adalah kebijakan yang positif. Terlebih relaksasi loan to value serta penurunan suku bunga.

” Itu gabungan baik agar property berkembang. Berarti, customer didorong dapat beli property dengan support KPA atau KPR, ” kata dia.

Menurutnya, sekarang ini pemerintah mesti bisa melindungi keyakinan pasar dengan mengerti kondisi serta keadaan yang berkembang.

” Ini kan kontraproduktif dengan kondisi saat ini, waktu kita ingin narik dana dari hasil pajak, namun di satu bagian orang-orang kesusahan. Bagaimana ingin tarik pajak, yang ada jadi sangsi ingin investasi di property, ” katanya.

” Telah pasarnya lesu, diminta bayar juga. Yang ada tidak ada yang ingin kan orang beli property, ” selesai Ferry.

Semoga dengan tumbuhnya bisnis properti, jasa service mesin cuci juga ikut berkembang.